YOGYAKARTA, 14 September 2026 – PB Jaya Raya menorehkan hasil positif pada ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) A D.I. Yogyakarta 2026 yang berlangsung pada 8–13 September 2026 di POWR Hall, Yogyakarta. Dalam kejuaraan tersebut, PB Jaya Raya berhasil mengoleksi 4,5 emas, 1,5 perak, dan 10 perunggu.
Sejumlah atlet PB Jaya Raya tampil kompetitif sepanjang turnamen. Lima partai final diikuti wakil Jaya Raya, meliputi sektor Tunggal Remaja Putri, Ganda Remaja Putri, Ganda Dewasa Campuran, Ganda Dewasa Putri, dan Ganda Dewasa Putra. Final Ganda Dewasa Putra juga mempertemukan dua pasangan dari PB Jaya Raya.
Raihan emas PB Jaya Raya dibuka oleh Dwiki Rafian Restu yang berpasangan dengan Priskila Venus Elsadai dari Hevindo Balikpapan. Keduanya menghadapi pasangan Gilang Krisandi Toyo Pramana/Violita Dewi pada final Ganda Dewasa Campuran.
Dwiki/Priskila mampu mengendalikan pertandingan dan mengamankan kemenangan dalam dua gim langsung. Meski lawan berusaha mengejar pada gim kedua, keduanya tetap mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir dengan skor 15-10, 16-14.
Emas berikutnya datang dari sektor Tunggal Remaja Putri melalui Fakhirah Syakirah Salma. Ia berhasil mengalahkan unggulan pertama, Alysa Mukti Salsabiela dari PB Djarum, melalui pertandingan yang berlangsung ketat.
Pada gim pertama, Syakirah sempat tampil tegang dan tertinggal saat interval. Namun, arahan pelatih membantunya menemukan kembali kepercayaan diri hingga mampu membalikkan keadaan dan menang 15-11.
Memasuki gim kedua, pertandingan kembali berjalan sengit. Syakirah sempat tertinggal dan harus berjuang menjaga fokus ketika kehilangan beberapa poin secara beruntun. Namun, kegigihan, permainan agresif, dan ketenangannya menjadi kunci untuk terus mengejar ketertinggalan. Lewat pertarungan ketat hingga deuce, Syakirah akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 17-15.
Bagi Syakirah, kemenangan ini menjadi pencapaian istimewa karena merupakan final pertamanya. Ia mengakui bahwa tekanan sempat memengaruhi permainannya, terutama pada awal pertandingan.
“Untuk permainan di gim pertama, saya lumayan tegang karena ini final pertama saya. Banyak pukulan yang kurang pas dan kurang masuk sejak awal. Pada gim kedua, saya juga sempat kehilangan fokus, apalagi setelah kehilangan tiga poin berturut-turut hingga membuat saya panik. Namun, saya berusaha perlahan-lahan untuk kembali fokus dan mengejar ketertinggalan satu demi satu,” ujar Syakirah.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, pelatih, dan teman-teman yang terus memberikan doa serta dukungan sepanjang kejuaraan.
Dari sektor Ganda Remaja Putri, pasangan Aleyda Dwidyna Putri/Quinsa Juanita Putri turut menyumbangkan gelar juara setelah menaklukkan Bunga Kirana Larasati/Naura Tirtra Mukhbitha dari PB Djarum.
Pertandingan berlangsung ketat sejak gim pertama. Aleyda/Quinsa berusaha mengejar setiap bola dan memberikan perlawanan, tetapi pasangan lawan mampu memanfaatkan celah permainan hingga merebut gim pembuka dengan skor 15-12.
Memasuki gim kedua, Aleyda/Quinsa menunjukkan semangat juang yang lebih kuat. Keduanya bermain lebih berani dan mampu mengamankan kemenangan tipis 15-13 untuk memaksakan gim penentuan.
Pada gim ketiga, intensitas pertandingan semakin meningkat. Aleyda/Quinsa mengubah pola permainan dan memberikan tekanan kepada lawan. Permainan yang lebih lincah serta kemampuan menjaga konsistensi membuat mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga akhirnya menang 15-13 sekaligus memastikan gelar juara.
Aleyda mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Dukungan dan arahan pelatih menjadi salah satu faktor penting yang membantu mereka bangkit setelah kehilangan gim pertama.
“Alhamdulillah, kami bisa menang karena kami tahu pertandingan ini sangat sulit. Pada gim pertama, kami merasa tidak terlalu berdaya dan sempat pasrah. Namun, pelatih tetap yakin bahwa kami masih punya peluang. Dari arahan pelatih, akhirnya kami bisa bangkit dan percaya bahwa kemenangan ini bukan hal yang mustahil. Alhamdulillah, kami bisa menang,” ujar Aleyda.
Final Sesama Jaya Raya di Ganda Dewasa Putra
Final Ganda Dewasa Putra mempertemukan dua pasangan PB Jaya Raya, yakni Gerardo Rizqullah Hafidz/Jonathan Farrel Gosal melawan pasangan senior mereka, Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto.
Dalam pertandingan tersebut, Hafiz/Kenas tampil solid dan berhasil mengamankan kemenangan dalam dua gim langsung dengan skor 15-11, 15-11. Hasil ini memastikan gelar juara Ganda Dewasa Putra tetap menjadi milik PB Jaya Raya.
Sementara itu, pada sektor Ganda Dewasa Putri, Jania Novalita Situmorang/Pitha Haningtyas Mentari berhasil menambah koleksi gelar juara setelah mengalahkan Gina Karmila dari Pelatkot Tangerang Selatan yang berpasangan dengan Reva Olivia Damayani dari PB Jaya Raya.
Kedua pasangan menyajikan pertandingan yang kompetitif dengan jual beli serangan sepanjang laga. Jania/Mentari mampu menjaga permainan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung, 15-11, 15-12.
Keberhasilan para atlet PB Jaya Raya meraih gelar juara di sejumlah sektor menjadi hasil positif dari perjuangan selama Sirnas A D.I. Yogyakarta 2026. Hasil ini juga menjadi bahan evaluasi atas perkembangan performa atlet dibandingkan dengan kejuaraan sebelumnya.
Meski demikian, pencapaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Setiap pertandingan tetap menjadi proses pembelajaran bagi para atlet untuk memperbaiki kekurangan, meningkatkan konsistensi, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.
PB Jaya Raya mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang serta memberikan kontribusi selama kejuaraan berlangsung. Semoga hasil positif ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik pada kompetisi mendatang.