Wakil Tuan Rumah Masih Dominan - Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026
TANGERANG SELATAN – Pebulu tangkis tuan rumah PB Jaya Raya terus menunjukkan performa meyakinkan pada hari kedua Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026 di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (8/7/2026). Sejumlah wakil Jaya Raya berhasil melewati babak awal dan menjaga peluang melangkah lebih jauh di turnamen internasional kelompok umur tersebut.
Di sektor ganda putra U-15, pasangan unggulan ke-16 Favian Adinata/Krishna Adi Syahputra mengamankan tiket ke babak kedua setelah mengalahkan Muhammad Fadlan Bary/Birrul Walidan Wibowo dengan skor 21-13, 21-16 dalam waktu 25 menit.
Meski menang dua gim langsung, Favian mengakui dirinya bersama Krishna sempat kesulitan menemukan ritme permainan pada awal pertandingan. “Kami sangat tegang di awal dan sering melakukan kesalahan, karena lawan sulit dimatikan. Tetapi kami berusaha maksimal saja. Memasuki gim kedua mulai enak bermain,” ungkap Favian usai berlaga.
Krishna menilai lawan mampu memberikan tekanan, sehingga mereka harus bermain lebih sabar. “Menurut saya, lawan bermain biasa saja tapi memang tidak mudah ditekan. Kami coba lebih fokus saja untuk menyelesaikan pertandingan,” imbuh Krishna.
Pada babak berikutnya, Favian/Krishna akan menghadapi pasangan Jepang, Mahiro Akiba/Yuhi Imamura yang sebelumnya menyingkirkan Muhamad Akmal Satriadi/Muhammad Azzam Trimurti dengan skor 21-8, 21-15. Menghadapi lawan yang lebih berat, Favian menegaskan mereka akan tampil lebih siap. “Kami akan mencoba bermain lebih baik lagi dan fokus sejak awal,” ujar Favian.
Dominasi wakil Jaya Raya juga terlihat di nomor ganda campuran U-17. Unggulan ke-10 Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani menang meyakinkan atas pasangan Singapura, Yeo Yu Ze Darius/Tan Jiaxuan Eva, dengan skor 21-9, 21-7.
Sementara itu duet Jaya Raya lainnya, Reza Ahmad Kurniawan/Aleyda Dwidyna Putri, harus bekerja lebih keras sebelum akhirnya menyingkirkan unggulan ke-15 asal Singapura, Chew Jie Yang/Tan Wan Qi lewat dua gim ketat 21-19, 21-19. Sedangkan Bevin Danishy Mustofa/Aura Nadin Gunawan mencatat kemenangan 21-17, 21-12 atas gamda Malaysia, Javier Ng/Eva Tham.
Permainan Terbaik Dari nomor tunggal putra U-15, Revie Israel Lumoindong memastikan langkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan wakil Thailand, Patsakorn Watcharapraphaiphan, dengan skor 21-11, 21-8.
Revie mengaku mulai menemukan permainan terbaiknya dibandingkan pertandingan sebelumnya. “Saya bermain lebih baik dari kemarin dan mulai leluasa untuk bisa mengantisipasi tekanan lawan,” kata Revie. Pada babak selanjutnya, Revie akan menghadapi Max Lewis Chandra yang lolos usai menaklukkan wakil Malaysia, Tieh Sam, 21-17, 15-21, 21-8.
Kejutan juga diciptakan Khoirul Dwi Fahmi. Pebulu tangkis Jaya Raya itu sukses menumbangkan unggulan ketujuh asal Singapura, Tan Ci En, hanya dalam dua gim dengan skor 21-11, 21-12. Di babak berikutnya, Khoirul akan ditantang unggulan ke-12 asal Malaysia, Suhaime Shahadzryl, yang sebelumnya harus berjuang hingga rubber game sebelum mengalahkan Ghoffur Dermawan Wicaksono dengan skor 10-21, 21-16, 24-22.
Sementara di sektor tunggal putri U-15, tiga wakil Jaya Raya juga melangkah mulus. Khanza Janeeta Nugraha menyingkirkan unggulan ke-15 asal Sri Lanka, Sayumi De Silva, dengan skor 21-8, 21-14.
Keiko Na’Chelle Sahe tampil dominan saat mengalahkan Jay Earl Lau dari Malaysia 21-13, 21-4. Adapun Metta Handayani Hartono berhasil menghentikan langkah unggulan ke-14 Singapura, Teo Zhe Lin Julia, lewat kemenangan 21-10, 21-14.
Pada Rabu (8/7/2026), panitia sudah menjadwalkan total 206 pertandingan yang dimulai pukul 09.00 WIB. Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix telah digelar secara rutin sejak 2014 dan menjadi salah satu ajang pembinaan bulu tangkis junior paling bergengsi di Indonesia. Turnamen ini tidak hanya menjadi arena persaingan atlet muda dari berbagai negara, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pencarian bibit-bibit unggul yang diproyeksikan bersaing di level internasional pada masa depan. (*)