TANGERANG SELATAN – Unggulan kedua tunggal putra U-17, Alvin Jefferson Kusuma, terus menjaga peluang mempertahankan dominasinya pada Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026. Pebulu tangkis PB Jaya Raya itu memastikan langkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan Kevin Maulana Pattirane 21-12, 21-16 di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (9/6/2026).
Berbekal dua kemenangan serta kondisi fisik yang prima, juara edisi 2024 tersebut tampil percaya diri. Meski sempat kehilangan ritme permainan pada gim kedua, Alvin mampu bangkit dan menutup pertandingan dalam dua gim langsung.
“Di gim kedua sempat kehilangan fokus dan ingin buru-buru selesai. Apalagi di poin 11, lawan melakukan tekanan. Saya juga terlalu percaya diri,” ujar Alvin usai pertandingan.
Alvin mengakui Kevin sempat memberikan perlawanan meski gagal berkembang pada awal laga. Perubahan strategi menjadi kunci untuk mengamankan kemenangan. “Memang di gim awal lawan kurang berkembang tapi tetap memberikan perlawanan. Tapi saya mengubah pola permainan dan berhasil memanfaatkan kesempatan yang ada,” imbuh juara 2024 itu.
Menghadapi babak 16 besar, Alvin bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ia ingin tampil lebih tenang dan fokus demi menjaga peluang meraih gelar juara.
”Pola permainan perlu diubah, tidak boleh terburu-buru, lebih fokus dan tidak boleh lengah. Siapa pun lawannya, saya harus siap,” ungkap Alvin.
Langkah Alvin diikuti rekan satu klubnya, Arven Naufal Renaldi. Unggulan ke-11 tunggal putra U-17 itu melaju ke babak 16 besar setelah menundukkan rekan seklub, Muhammad Faiz Musgamy dengan skor 21-12, 22-20.
Arven menilai kepercayaan diri menjadi modal utama saat menghadapi sesama pemain Jaya Raya. “Gim pertama saya bisa ambil karena lawan kurang berani saja. Saya lebih percaya diri karena lawan sesama Jaya Raya,” ujar Arven.
Pencapaian tahun lalu yang terhenti di perempat final menjadi motivasi tersendiri bagi Arven untuk melangkah lebih jauh pada kejuaraan tahun ini. “Tahun lalu terhenti di delapan besar dan kali ini harus lebih baik. Istirahat yang cukup dan atur strategi lagi,” imbuhnya.
Di sektor tunggal putri U-19, Miftaqul Putri Ayudis juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya setelah mengalahkan Ratifah Badriah 21-18, 21-16. Meski menang, Miftaqul mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilannya. “Awalnya sudah bagus, tapi saya malah tidak fokus dan mau selesai cepat saja. Kurang sabar dan harus lebih tenang lagi,” ujar Miftaqul.
Ia menyadari persaingan di kelompok U-19 jauh lebih merata sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang. “Targetnya juara, tapi di U-19 persaingan lebih ketat dan persiapannya harus lebih baik dari sebelumnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Zamraliani Afianto memastikan tempat di babak selanjutnya usai mengalahkan Aisyah Anindya Rubiyanto dengan skor 21-14, 21-17 pada nomor tunggal putri U-17. Zamraliani mengaku sempat merasakan tekanan karena harus menghadapi sesama wakil Indonesia.
“Agak deg-degan karena bermain dengan sesama pemain Indonesia. Tetapi senang bisa menang. Saya tidak boleh terburu-buru menyelesaikan pertandingan dan harus lebih sabar,” kata Zamraliani.
Untuk menghadapi laga berikutnya, ia memilih fokus menjaga kondisi tubuh agar bisa tampil lebih baik. “Buat pertandingan besok, saya mau istirahat yang cukup, makan enak dan harus tampil bagus. Mau lebih bagus dari tahun lalu saja,” ungkapnya.
Ramaikan Persaingan
Persaingan di sektor tunggal putra U-19 juga semakin menarik dengan hadirnya finalis Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2026, Fardhan Rainanda Joe. Unggulan pertama asal Exist Badminton Club itu mengawali langkahnya dengan kemenangan atas wakil Amerika Serikat, Jaden Ke Hong Chen, 21-12, 25-23.
Meski sempat ketinggalan di gim kedua, Fardhan bersyukur mampu mengejar dan melewati pertandingan tanpa mengalami cedera. “Alhamdulilah bisa menang dan tidak cedera. Di gim awal, lawan tidak bisa memberikan perlawanan karena terus ditekan. Gim kedua sepertinya bangkit dan serangan lawan sangat bagus. Saya sendiri sempat tidak fokus dan agak kesulitan juga,” kata Fardhan.
Usai kembali dari mengikuti Kejuaraan Asia Junior (AJC) di Jepang, Fardhan mengaku masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi terbaiknya. “Saya baru kembali dari Jepang, jadi perlu rekondisi fisik lebih maksimal. Harus lebih percaya diri lagi,” katanya.
Wakil Jaya Raya lainnya yang juga tampil di AJC 2026, Maharishiel Timotius Gain, turut mengamankan kemenangan meyakinkan. Ia menundukkan pebulu tangkis Chinese Taipei, Zhou Ju En, dengan skor 21-10, 21-6. Meski menang telak, Maharishiel merasa masih harus beradaptasi setelah kembali dari turnamen di Jepang.
“Tadi saya masih belum konsisten dalam bermain. Perlu adaptasi sepulang dari Jepang. Fisik dan performa perlu ditingkatkan lagi,” ujar Maharishiel.
Dia bertekad memanfaatkan waktu jeda pertandingan untuk memulihkan kondisi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. “Saya mau maksimalkan persiapan fisik, strategi bermain yang tepat. Semoga pengalaman bertanding di Jepang bisa meningkatkan percaya diri saya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Maharishiel tampil di Kejuaraan Asia Junior 2026 yang berlangsung di Yatsushiro City General Gymnasium, Kumamoto, Jepang, dan langkahnya terhenti pada babak 32 besar. Kini, ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk berbicara lebih banyak di Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026. (*)